Search this blog


Bermimpilah besar karena Rajamu besar...Anak Kerajaan tidak takut dengan kata orang, tetapi melekatkan hatinya pada Sang Raja...Bukan engkau yang hebat, tetapi Rajamu yang hebat

[DUPAWANGI] Pak Al Cox

Pak Al Cox dan ibu Elaine adalah staf Nav USA yang melayani di kampus di
Yogya, pernah juga memimpin pelayanan kampus Indonesia....sebelum dikarunia
anak sendiri, mereka mengadopsi 3 anak : Brian (kulit hitam), Beth Ann
(Yahudi) dan Joel (Sunda) ....jadi keluarga warna warni kulitnya (ayah ibu
kulit putih)...akhirnya mereka dikaruniai sendiri  2 anak laki-laki yaitu
Daniel dan David, setelah itu masih juga mengadopsi anak perempuan kulit
hitam yang sudah berusia 12 tahun.....

Salah satu hal yang menarik dari sharing pak Cox dan ibu Elaine adalah
prinsip "my life is my ministry", hidup keseharianku adalah pelayananku,
disampaikan oleh pak Al bahwa walau beliau setia pada pelayanan kampus
(International Student) beliau terus mengembangkan pelayanan penjangkauan
dan pemuridan dalam konteks jaringan hubungan alamiah sehari-hari, tidak
membatasi diri pada "TUGAS" pelayanan sebagai staf kampus....pelayanan
kampus jalan terus sesuai dengan kesempatan dan peluang yang Tuhan bukakan,
tetapi juga beliau beserta ibu dan anak2 merintis dan mengembangkan
persahabatan yang ada untuk diarahkan kepada Kristus dan KerajaanNya...

alhasil lingkaran pengaruh beliau dan keluarga makin luas untuk Kerajaan
Allah walau di tengah badai 'gara-gara' yang menimpa keluarganya secara
bertubi-tubi, tetapi respon beliau yang konsisten berdasar sifat Kristus,
setelah 14 tahun membuahkan kesaksian hidup yang 'powerful' tentang kabar
baik Injil...khususnya bagi mereka yang hidupnya 'berantakan' dan 'tersisih'
dan tidak berdaya......

pak Cox dan Daniel anaknya mengembangkan hubungan dengan 30 tetangga melalui
layanan masyarakat berupa pemgelolaan kebun/taman dan pembersihan jalan dari
salju dll
pak Cox juga mengembangkan hubungan melalui layanan tanggap darurat bencana
alam
juga melalui jaringan hubungan di komunitas Lions Club di kota IOWA
juga melalui klub hobby bongkar pasang dan renovasi traktor tua produksi
tahun 40-60 an, dimana kini anggotanya 120 orang usia senior...
juga melalui jaringan para petani
Ibu Elaine punya komunitas sendiri dimana banyak mendapat jiwa yang
dipengaruhi kepada Kristus dengan kerjasama dengan pak Al

lalu dengan kasus Brian anaknya yang keluar masuk penjara dan pakai narkoba
selama 14 tahun, mendapat jaringan dengan polisi,petugas penjara, jaringan
komunitas miskin dan tak berpendidikan untuk disinergikan dengan gereja
setempat agar mendapat beasiswa dan suasana anugerah.....puji Tuhan sekarang
Brian telah bertobat dan menjadi bagian dari tim penjangkauan keluarga pak
Al

puji Tuhan teman-teman yang hadir sungguh mendapat berkat, pencerahan dan
dorongan semangat untuk memaknai keseharian hidup sebagai pelayanan yang
otentik baik dalam  proses penginjilan maupun proses pemuridan.....soal
mendapatkan pekerja bagaimana? - syukurlah Tuhan lebih berkepentingan
daripada kita atau organisasi Nav- jika kita setia melakukan bagian kita -
Dia akan melakukan bagian Dia - memunculkan pekerja-pekerja untuk tuaian

Matius 9: 36-38  mintalah pekerja kepada Dia yang empunya tuaian -
jadi pekerja itu hanya Dia yang berkuasa memberikan, kita diminta untuk
berdoa meminta - lalu Dia akan mengirimkan atau memunculkan melalui
pelayanan keseharian kita...

kalau kita menjadikan pekerja-pekerja adalah target kegiatan pelayanan
kita - maka kita akan frustrasi - sebab pekerja-pekerja adalah dari Dia yang
memberkati kesetiaan kita dalam melakukan 'perkara kecil' yaitu mengelola
setiap jaringan hubungan alamiah kita untuk Kerajaan Allah

respon sehari-hari terhadap semua peristiwa yang Tuhan terjadi, yaitu respon
dengan sifat Kristus atau Buah Roh...akan menjadi kesaksian yang cemerlang
tentang Kristus dan KerajaaNya....sekaligus membuah pertumbuhan karakter
menuju serupa Dia.....

demikian teman2 satu hal yang saya dapatkan dari sharing pak Al Cox dan ibu
Elaine....sangat inspiratip

semoga menjadi dorongan semangat kita ...untuk setia dan terus
berpengharapan

0 komentar:

Posting Komentar