Search this blog


Bermimpilah besar karena Rajamu besar...Anak Kerajaan tidak takut dengan kata orang, tetapi melekatkan hatinya pada Sang Raja...Bukan engkau yang hebat, tetapi Rajamu yang hebat

[DUPAWANGI] Ikut AAA

Salah satu pergumulan kita tentang makna kehidupan kita adalah : apa warisan yang akan saya tinggalkan untuk generasi berikut ? banyak orang tidak memikirkannya, asal hidup menggelinding saja ...soal warisan hidup itu soal yang di atas...dan soal nasib masing2 orang yang sudah ditentukan....tetapi banyak juga yang terlalu obsesif dengan soal anak-anak generasi berikutnya sehingga berpikir keras dan bekerja keras agar bisa mewariskan kehidupan yang baik untuk anak cucunya...supaya mereka hidup lebih baik....

dari Kitab Kejadian 1:28, kita ketahui bahwa dari mulanya Tuhan Pencipta memberikan AmanatNya kepada manusia (Adam dan Hawa) dan keturunannya kelak agar memenuhi muka bumi ini dengan keturunan mereka, mengelola bumi dan alam semesta sedemikian sehingga menghasilkan sesuatu yang memuliakan Allah Pencipta mereka....intinya menjadi partner Allah atau rekan sekerja Allah dalam 'menghiasi' alam semesta bagi kemuliaanNya....perlu diingat bahwa Amanat ini diberikan ketika manusia belum jatuh dalam dosa sehingga kemerdekaannya tergadaikan kepada Iblis dan sifat dosa.......
jadi dari semula rancangan Allah untuk manusia adalah agar beranak-cucu memenuhi bumi ini dengan keturunan yang mengabdi kepada Amanat Agung Allah (AAA) itu, memenuhi bumi dengan orang-orang benar, yang mengelola bumi dan alam semesta secara benar dan untuk tujuan yang benar....sehingga kemuliaan penciptanya terekspresikan dengan benar.....tetapi setelah dosa pemberontakan masuk....kacaulah keadaan manusia....saling bunuh....mementingkan diri sendiri dan kelompoknya...menentang rencana Allah (sindroma menara Babel) dan merusak...lalu merusak lagi ...dan lagi ....seperti yang dilukiskan dalam Roma 3:10-18 :
seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa. Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah, kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah. Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka, dan jalan damai tidak mereka kenal; rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu."
 tetapi syukur puji Tuhan, Dia tahu apa yang dilakukanNya sebagai Allah Pencipta yang maha kasih dan sekaligus maha adil dan maha murah....selagi Lucifer alias Iblis alias malaikat super yang telah jatuh itu berniat menuju taman Eden untuk melaksanakan rancangan jahatnya terhadap manusia dan seluruh ciptaan Tuhan, Dia, Allah Pencipta yang maha murah dan maha kasih sudah mengambil keputusan dan melaksanakan proyek penyelamatanNya....Dia mempersiapkan dan langsung bergerak menuju Golgota dengan skenario "upah dosa adalah maut....kasih karunia hidup kekal di dalam Yesus Kristus"....
karena kejatuhan dalam dosa itu manusia menjadi mandul secara rohani...amat sulit beranak cucu rohani walau secara alamiah masih terus bisa beranak-cucu, tetapi beranak-cucu menghasilkan keturunan yang kecenderungannya merusak dan merusak, atau yang egosentris sehingga menghabiskan semua potensi manusia dan alam untuk "menara Babel" menolak Amanat Agung Allah (AAA)...perang antar etinis...perang ekonomi...perang ideologi dan agama ....perang minyak...dll adalah buah dari kejatuhan manusia dari jalur rancangan Amanat Agung Allah (AAA)......
Kabar baik dari Tuhan : yang mandul rohani akan jadi punya banyak anak-cucu rohani
Bersorak-sorailah, hai si mandul yang tidak pernah melahirkan! Bergembiralah dengan sorak-sorai dan memekiklah, hai engkau yang tidak pernah menderita sakit bersalin! Sebab yang ditinggalkan suaminya akan mempunyai lebih banyak anak dari pada yang bersuami, firman TUHAN. Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi. Yesaya 54:1-3
bagi kita yang sudah lama merindukan anak-cucu rohani, sungguh ini suatu kabar baik, bahwa Tuhan akan membuat kita mempunyai lebih banyak anak (jasmani dan rohani juga)....maka perlu kita melakukan langkah iman mempersiapkan infrastrukturnya...jangan pelit atau bersikap minimalis.....berani beriman untuk hal ini...sebab kita akan ambil bagian dalam menyumbangkan generasi berikut yang kokoh dan gigih dalam iman untuk mendiami kota2 yang sunyi dan menjadi berkat bagi bangsa-bangsa...yang sedang menantikan kabar baik karya pendamaian Kristus.....dan lagi Dia memberikan janjiNya di Yesaya 54:13  "Semua anakmu akan menjadi murid TUHAN, dan besarlah kesejahteraan mereka"
 AAA diulangi dan diperbaharui menjadi AAK
Ketika manusia jatuh dalam dosa dan telah kehilangan kemuliaan dan rancangan Allah dalam hidupnya, Allah yang penuh kasih itu tidak berdiam diri, tetapi oleh kedaulatanNya bertindak menyediakan jalan keluar di dalam karya pendamaian dan penebusan Kristus sehingga manusia yang telah kehilangan hidup dalam AAA diperdamaikan di dalam Kristus untuk mendapatkan lagi rancanganNya, yaitu Amanat Agung Kristus yang terungkap dalam Matius 28:18-20 dan Kisah Para Rasul 1:8
Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."  Matius 28:18-20
Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."  KPR 1:8
[catatan: Mat 28:18-20 bukanlah harus diartikan sebagai tindakan penyeragaman ritual keagamaan atau liturgi, tetapi suatu proses pemuridan menuju hubungan pribadi ke Allah Bapa, Yesus Kristus dan Roh Kudus]
Bagi yang single dan yang tidak punya anak jasmani, 2 Timotius 2:2 bisa menjadi pedoman untuk juga ambil bagian dalam proses pewarisan generasi berikut dengan mengestafetkan visi dan misi Amanat Agung Allah (AAA) atau Amanat Agung Kristus (AAK) kepada yang lebih muda (generasi berikut) baik dari lingkungan keluarga maupun lingkungan komunitas yang responsip untuk dimuridkan. Bisa juga mengadopsi satu atau dua siswa maupun mahasiswa atau pemuda/I untuk ditanam benih visi dan dimuridkan......
Perkiraan pesimis ada 1000 alumni yang tersebar di semulur Nusantara dan manca negara, kalau masing2 alumni ini katakanlah rata2 punya 2 anak, maka ada 2000 potensi generasi berikut yang merupakan anak-cucu rohani yang turut andil dalam penjangkauan dunia bagi Kristus, menjadi garam dan terang dunia yang tangguh...dan mereka siap juga untuk meneruskan ke generasi berikut dengan menyumbang minimal 4000 potensi pekerja Kristus.....asal tiap generasi tetap konsisten memegang janji Tuhan Yesaya 54:1-3,13....
juga untuk memelihara gerakan pembenihan visi ini perlu motor penggerak....yang dijalankan oleh mereka yang berfungsi apsotolik alias mobile...kalau bisa diambil 10% dari jumlah tiap generasi...sudah lumayan...jadi kalau ada 1000 maka yang seratus dibebaskan untuk berperan sebagai mobile leader (apostolik).........semoga

0 komentar:

Posting Komentar